{"id":7907,"date":"2018-11-29T06:27:52","date_gmt":"2018-11-29T06:27:52","guid":{"rendered":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/2018\/11\/29\/east-java-learning-journey\/"},"modified":"2023-01-23T01:38:03","modified_gmt":"2023-01-23T01:38:03","slug":"sis-kelapa-gading-karyawisata-ke-jawa-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/id\/blog\/sis-kelapa-gading-karyawisata-ke-jawa-timur\/","title":{"rendered":"Karyawisata ke Jawa Timur"},"content":{"rendered":"<p>Ditulis oleh Angela Kristie Rustham<br \/>\nSecondary 2 &#8211; Sincerity, SIS Kelapa Gading<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-7342\" src=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-6-1-300x188.png\" alt=\"\" width=\"493\" height=\"309\" srcset=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-6-1-300x188.png 300w, https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-6-1.png 611w\" sizes=\"(max-width: 493px) 100vw, 493px\" \/>\u00a0\u00a0<img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-7341\" src=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-5-1-300x300.png\" alt=\"\" width=\"306\" height=\"306\" srcset=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-5-1-300x300.png 300w, https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-5-1-150x150.png 150w, https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-5-1.png 409w\" sizes=\"(max-width: 306px) 100vw, 306px\" \/>\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Hari pertama<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu jam 5 pagi. Seperti yang diharapkan, kebanyakan dari kami memiliki wajah yang\u00a0 tampak mengantuk dan lelah. Suasana semakin gembira saat kami mendarat di Malang pada hari pertama perjalanan kami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu sekitar pukul 11 \u200b\u200bketika kami mendarat. Kami semua makan siang sebelum pergi ke Eco Green Park yang eksotis. Saat kami masuk, kami semua terkesima dengan pemandangan indah tempat itu, dimana kami melihat sebuah danau yang penuh dengan angsa yang indah, menari dengan anggun di air dangkal. Kami melihat patung-patung yang disatukan dengan bahan-bahan daur ulang, seperti gajah yang dibuat dari televisi bekas, sapi yang terbuat dari bagian kendaraan, flamingo dan angsa yang terbuat dari roda mobil, dan domba yang terbuat dari kayu daur ulang. Berjalan lebih jauh di taman, kami melihat sekumpulan serangga, seperti kupu-kupu, kumbang, dan laba-laba. Beberapa dari mereka merangkak inci demi inci, beberapa diantaranya berdiri diam dan menyamar ke sekelilingnya. Ada juga banyak burung yang menarik untuk dilihat. Kami berfoto dengan burung beo, burung hantu dan elang di lengan kami. Kami juga memberi makan beberapa burung, seperti burung enggang, parkit, dan bebek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain binatang, kami juga bersenang-senang berjalan ke &#8216;Rumah Terbalik&#8217; yang artinya the upside-down house dalam bahasa Inggris, dan bermain di Water Outbound. Kami semua tertawa dan beberapa dari kami basah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kami berganti pakaian, kami pergi ke Museum Angkut, di mana kami melihat berbagai jenis kendaraan dari dulu hingga sekarang. Tidak hanya memajang kendaraan dari segala jenis, mereka memiliki begitu banyak pajangan keren dari berbagai kota, seperti Paris dan New York, yang merupakan tempat yang bagus untuk berfoto. Kami bersenang-senang untuk hari pertama kami di Malang!<\/span><\/p>\n<h3>Hari Kedua<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-7346 alignleft\" src=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-7-1-300x297.png\" alt=\"\" width=\"339\" height=\"336\" srcset=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-7-1-300x297.png 300w, https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-7-1-150x150.png 150w, https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-7-1.png 496w\" sizes=\"(max-width: 339px) 100vw, 339px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami berangkat dari hotel sekitar pukul 8 keesokan harinya, dan melakukan perjalanan ke &#8216;The Bagong Adventure Museum Tubuh&#8217;. Kami belajar lebih banyak tentang bagian-bagian tubuh dan sistem dalam tubuh kami beserta cara kerjanya. Dimulai dari organ utama tubuh, seperti bagian mulut, mata, hidung, telinga, lalu masuk ke sistem tubuh, seperti sistem pernapasan, sistem saraf, sistem peredaran darah, sistem pencernaan, sistem ekskresi, dan sistem saluran kemih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah semua itu, kami belajar lebih banyak tentang tawon dan lebah dari pemilik peternakan lebah. Dia mengajari kami tentang jenis lebah, cara mereka membuat madu, cara orang membuat sarang buatan, dan tindakan pencegahan saat berjalan di dekat sarang lebah. Merupakan pengalaman yang menarik ketika kami menghabiskan sebagian besar waktu yang tersisa di sana dengan mengambil foto dengan lebah yang merangkak di tangan kami, meletakkan tangan kami di royal jelly untuk membuat sesuatu dari tangan kami, dan membeli produk madu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-7347 size-full\" src=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-2-1.png\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-2-1.png 594w, https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-2-1-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sore hari kami membatik. Sebagian besar dari kami kesulitan menggambar kain dengan lilin pada sketsa kami. Cukup menjengkelkan karena lilin terus menetes di kain saat kami tidak hati-hati. Desain setiap orang berbeda dan unik dengan caranya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami juga mengadakan seminar tentang NLP (Neuro-Linguistic Programming), yang pada dasarnya tentang melatih pikiran Anda untuk berkonsentrasi dan fokus. Selama seminar, kami menggunakan kekuatan pikiran kami untuk mematahkan pensil dengan jari telunjuk kami, memecahkan logam dengan koran, dan berjalan di atas api tanpa terbakar. Tampak menakutkan dan berbahaya saat berjalan di atas api, karena beberapa dari kami menjerit saat berjalan (berlari) menembus api. Sebenarnya itu tidak akan terlalu menyakitkan, selama kita berkonsentrasi, yakin kita bisa melakukannya dan tidak khawatir akan terbakar.<\/span><\/p>\n<h3>Hari Ketiga<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami mengunjungi sekolah negeri pada hari ketiga kami di Malang, SDN Dayurejo III. Anak-anak, kelas 1-6, menyambut kami dengan penuh kegembiraan dan sukacita. Untuk penampilan pembukaan mereka, kami menyaksikan 6 gadis kecil yang cantik menari untuk kami. Untuk pengabdian masyarakat, kami mengajari anak-anak bahasa Inggris sederhana, bermain dengan mereka, dan mengecat perpustakaan sekolah mereka. Satu hal yang paling mengejutkan kami adalah mereka meminta tanda tangan dan foto kami bersama, seolah-olah kami adalah selebriti. Anak-anak perempuan itu berteriak kegirangan ketika anak laki-laki (yang bermain sepak bola dengan anak-anak) lewat, dan mereka begitu bersemangat berfoto dengan anak-anak yang bermain sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-7348 \" src=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-3-1.png\" alt=\"\" width=\"795\" height=\"530\" srcset=\"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-3-1.png 600w, https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/11\/East-Java-Learning-Journey-3-1-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 795px) 100vw, 795px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sore itu, kami melakukan kegiatan panjat tebing dan flying fox. Itu adalah pengalaman yang menakutkan sekaligus menyenangkan bagi kami. Kami harus berdiri di atas tali dan papan kayu kecil untuk mencapai sisi lain. Sekalipun tangan kami sakit setelah melewati seluruh kegiatan, namun itu adalah cara yang bagus untuk belajar dan mengalami sendiri mengayun dan memanjat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Segera setelah semua orang selesai makan malam, kami belajar bagaimana melakukan tarian tradisional dari seorang guru ahli tari yang sudah berusia dan bijaksana dari desa terdekat. Itu adalah pengalaman yang menyenangkan dan unik belajar menari darinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami bangun tepat tengah malam dari 3 jam tidur kami. Saat kami tiba di bromo sekitar pukul 04.30, embusan angin sedingin es terus menerpa kami. Tapi pemandangannya sangat berharga .. Matahari terbit yang spektakuler dikombinasikan dengan embusan angin yang tenang, sangat menakjubkan! Kami mengambil banyak foto dan swafoto (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">selfie)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan pemandangan pegunungan dan gunung berapi yang luar biasa sebagai latar belakang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat matahari terbit, kami memulai pendakian menuju kawah Gunung Bromo. Beberapa dari kami menyerah di tengah perjalanan, dan beberapa dari kami menunggang kuda di sepanjang perjalanan. Itu melelahkan dan panas selama pendakian, tetapi kami menikmati pemandangan di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami pergi ke studi vulkanologi. Ahli vulkanologi di sana menjelaskan bagaimana mereka bekerja dan bagaimana mereka mengetahui kapan gunung berapi akan meletus. Dia memberi tahu kami bahwa Gunung Bromo telah meletus setiap hari tanpa henti pada tahun 2011. Dia juga memberi tahu kami legenda tentang Gunung Bromo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami beristirahat di resor setelah perjalanan panjang sebelum pesta! Malam itu, kami semua memakai baju adat. Kami terlihat anggun dan cantik ketika mengenakannya. Kami menyaksikan beberapa penari menampilkan tarian tradisional yang terkenal sebelum kami makan malam yang lezat bersama semua teman kami.<\/span><\/p>\n<h3>Kari Keempat<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada hari terakhir kami di sana, kami pergi memanen sayuran organik dan melihat-lihat pertanian di pagi hari. Mereka memiliki berbagai jenis tanaman, seperti beri, kubis, dan serai. Petani mengizinkan kami memetik buah beri dan memakannya. Beri hitam manis sedangkan beri merah asam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah sarapan, kami melakukan permainan paintball shooting. Kami dibagi menjadi dua tim dan saling berkompetisi. Ada seorang chef yang mendemonstrasikan cara membuat teh dan cappucino. Kami juga memiliki pengalaman membuat cappucino sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami semua sedih pulang karena kami bersenang-senang di Malang. Perjalanan mengelilingi Malang tidak akan terlalu menyenangkan tanpa antusiasme dari kedua pemandu wisata kami. Kami juga senang Mr. Jeremy, Ms. Maryon dan Mr. John telah memutuskan untuk ikut serta dalam perjalanan ini bersama kami. Terima kasih kepada semua orang yang telah membuat perjalanan 5 hari ini menjadi sukses luar biasa!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat itu sekitar pukul 11 \u200b\u200bketika kami mendarat. Kami semua makan siang sebelum pergi ke Eco Green Park yang eksotis. Saat kami masuk, kami semua terkesima dengan pemandangan indah tempat itu, dimana kami melihat sebuah danau yang penuh dengan angsa yang indah, menari dengan anggun di air dangkal. Kami melihat patung-patung yang disatukan dengan bahan-bahan daur ulang, seperti gajah yang dibuat dari televisi bekas, sapi yang terbuat dari bagian kendaraan, flamingo dan angsa yang terbuat dari roda mobil, dan domba yang terbuat dari kayu daur ulang. Berjalan lebih jauh di taman, kami melihat sekumpulan serangga, seperti kupu-kupu, kumbang, dan laba-laba. Beberapa dari mereka merangkak inci demi inci, beberapa diantaranya berdiri diam dan menyamar ke sekelilingnya. Ada juga banyak burung yang menarik untuk dilihat. Kami berfoto dengan burung beo, burung hantu dan elang di lengan kami. Kami juga memberi makan beberapa burung, seperti burung enggang, parkit, dan bebek.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7908,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_relevanssi_hide_post":"","_relevanssi_pin_for_all":"","_relevanssi_pin_keywords":"","_relevanssi_unpin_keywords":"","_relevanssi_related_keywords":"","_relevanssi_related_include_ids":"","_relevanssi_related_exclude_ids":"","_relevanssi_related_no_append":"","_relevanssi_related_not_related":"","_relevanssi_related_posts":"","_relevanssi_noindex_reason":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[91,71],"tags":[92,93,94],"class_list":["post-7907","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-postingan-siswa","category-sis-kelapa-gading-id","tag-school-id","tag-secondary-id","tag-singapore-id"],"wps_subtitle":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7907","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7907"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7907\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9184,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7907\/revisions\/9184"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7908"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7907"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7907"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-kg\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7907"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}