{"id":9139,"date":"2026-05-18T15:55:58","date_gmt":"2026-05-18T08:55:58","guid":{"rendered":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/blog\/teaching-with-empathy-leading-with-purpose-where-chemistry-comes-alive\/"},"modified":"2026-05-22T10:23:30","modified_gmt":"2026-05-22T03:23:30","slug":"mengajar-dengan-rasa-peduli-memimpin-dengan-tujuan-tempat-dimana-kimia-menjadi-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/id\/blog\/mengajar-dengan-rasa-peduli-memimpin-dengan-tujuan-tempat-dimana-kimia-menjadi-hidup\/","title":{"rendered":"Mengajar dengan Rasa Peduli, Memimpin dengan Tujuan \u2014 Tempat Dimana Kimia Menjadi Hidup"},"content":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_single_image source=&#8221;featured_image&#8221; img_size=&#8221;full&#8221; alignment=&#8221;center&#8221; style=&#8221;vc_box_shadow_3d&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column width=&#8221;2\/6&#8243;][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em>Ditulis oleh Indah Khovivah<br \/>\n<\/em><\/p>\n<p>[\/vc_column_text][vc_empty_space height=&#8221;25px&#8221;][\/vc_column][vc_column width=&#8221;1\/6&#8243;][\/vc_column][vc_column width=&#8221;1\/6&#8243;][\/vc_column][vc_column width=&#8221;1\/6&#8243;][\/vc_column][vc_column width=&#8221;1\/6&#8243;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengajar tidak hanya tentang memberikan materi atau menyelesaikan kurikulum. Mengajar itu berarti memahami perasaan yang terjadi di kelas, mengetahui kapan siswa siap untuk menerima ide-ide yang sulit, dan menyadari kapan mereka memerlukan cara belajar yang berbeda. Menurut saya, empati bukan hanya tambahan dalam proses mengajar, tetapi merupakan dasar yang sangat penting.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kimia sering dilihat sebagai pelajaran yang sulit dan tidak nyata. Persamaan kimia, simbol-simbol, dan latihan analisis sering kali membuat siswa merasa terpisah dari inti sebenarnya dari pelajaran ini. Seiring berjalannya waktu, saya mulai memahami bahwa masalah yang dihadapi siswa tidak hanya berasal dari sulitnya materi yang diajarkan, tetapi juga karena mereka tidak dapat melihat hubungan antara materi tersebut dengan kehidupan sehari-hari mereka. Kesadaran itulah yang akhirnya merubah cara saya dalam mengajar.<\/span><\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Empati dalam Praktik: Membuat Pembelajaran Kimia yang Berarti.<\/b><\/h3>\n<p>[\/vc_column_text][vc_empty_space height=&#8221;25px&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091864577{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_single_image image=&#8221;9090&#8243; img_size=&#8221;large&#8221; alignment=&#8221;center&#8221; style=&#8221;vc_box_shadow_3d&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di kelas saya, empati tidak hanya berarti mengetahui perasaan siswa, tetapi juga memahami cara dan waktu yang tepat bagi mereka untuk belajar dengan lebih baik. Oleh karena itu, saya merencanakan pembelajaran setiap minggu dengan menjaga keseimbangan antara pemahaman konsep dan pengalaman belajar yang bermanfaat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sesi pagi, saat konsentrasi siswa masih baik, saya lebih banyak menjelaskan konsep-konsep penting dan membantu mereka mengerjakan lembar kerja analitis untuk memperkuat pemahaman mereka. Di kelas siang, ketika energi siswa mulai berkurang, saya biasanya memulai pelajaran dengan permainan interaktif yang singkat dan berhubungan dengan materi yang diajarkan. Kegiatan ini membantu mereka untuk menyegarkan konsentrasi sebelum membahas topik yang lebih dalam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain belajar di kelas, berinteraksi dengan siswa secara bermakna juga sangat penting. Saya menawarkan sesi konsultasi sebelum ujian dan juga diskusi reflektif setelah praktikum. Saat siswa menghadapi kesulitan, kami tidak hanya membicarakan jawaban yang salah, tetapi juga melihat bagaimana cara mereka berpikir. Dengan cara ini, siswa bisa mengembangkan rasa percaya diri mereka dan juga memahami kimia dengan lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap minggu, ada sesi khusus yang disebut <\/span><b>Fun Chemistry Practical<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ini adalah kegiatan praktikum singkat di mana siswa belajar tentang kimia melalui eksperimen sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan cara ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung merasakan bagaimana kimia berfungsi di kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Fun Chemistry Practical: Mengubah Teori Menjadi Nyata<\/b><\/h3>\n<p>[\/vc_column_text][vc_empty_space height=&#8221;25px&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sesi ini, siswa membuat produk nyata melalui eksperimen sederhana. Saat membuat sabun, parfum, hingga plastik biodegradable, mereka menyadari bahwa kimia sebenarnya ada di sekitar mereka. Aktivitas praktik seperti ini membuat konsep kimia terasa lebih nyata dan menunjukkan bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p>[\/vc_column_text][vc_empty_space height=&#8221;25px&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091864577{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_single_image image=&#8221;9146&#8243; img_size=&#8221;large&#8221; add_caption=&#8221;yes&#8221; alignment=&#8221;center&#8221; style=&#8221;vc_box_shadow_3d&#8221;][vc_empty_space height=&#8221;25px&#8221;][vc_single_image image=&#8221;9142&#8243; img_size=&#8221;large&#8221; add_caption=&#8221;yes&#8221; alignment=&#8221;center&#8221; style=&#8221;vc_box_shadow_3d&#8221;][vc_empty_space height=&#8221;25px&#8221;][vc_single_image image=&#8221;9098&#8243; img_size=&#8221;large&#8221; alignment=&#8221;center&#8221; style=&#8221;vc_box_shadow_3d&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain membuat produk, siswa juga melakukan eksperimen visual yang menarik. Dengan menggunakan kunyit sebagai indikator alami asam-basa, mereka dapat melihat perubahan warna yang mencolok sehingga sifat-sifat kimia menjadi lebih mudah dipahami. Pada kegiatan lain, mereka juga mengungkap sidik jari tersembunyi menggunakan yodium dan belajar bagaimana kimia diterapkan dalam ilmu forensik. Saat warna mulai berubah dan sidik jari perlahan muncul, suasana kelas dipenuhi antusiasme. Tidak jarang siswa spontan berkata, \u201cWow\u2026 Kimia itu seperti sulap!\u201d Momen-momen seperti inilah yang membantu siswa menyadari bahwa kimia bukan sekadar teori di buku pelajaran, tetapi sesuatu yang benar-benar ada dalam kehidupan nyata.<\/span><\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Strategi Membantu Siswa Berkembang<\/b><\/h3>\n<p>[\/vc_column_text][vc_empty_space height=&#8221;25px&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091864577{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_single_image image=&#8221;9106&#8243; img_size=&#8221;large&#8221; alignment=&#8221;center&#8221; style=&#8221;vc_box_shadow_3d&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membantu siswa mencapai potensi terbaik mereka, saya secara sadar merancang pengalaman belajar yang dapat membangun pemahaman sekaligus rasa percaya diri dalam mempelajari kimia. Beberapa strategi utama yang saya terapkan di kelas antara lain :<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pembelajaran berdiferensiasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menyesuaikan dengan gaya belajar dan kemampuan siswa yang beragam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pembelajaran berbasis inkuiri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mendorong siswa bertanya, meneliti, dan berpikir kritis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penerapan konsep kimia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam konteks kehidupan sehari-hari agar materi terasa lebih relevan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Aktivitas berbasis permainan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menjaga motivasi dan energi belajar di kelas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penilaian formatif berkelanjutan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang didukung dengan umpan balik yang membangun<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas semuanya, pemahaman konsep selalu menjadi prioritas sebelum siswa menghadapi latihan soal yang lebih kompleks. Siswa dibimbing untuk membangun dasar pemahaman yang kuat terlebih dahulu sebelum diminta menerapkannya secara mandiri. Ketika siswa benar-benar memahami konsepnya, menyelesaikan soal yang menantang akan terasa lebih alami dan menyenangkan.<\/span><\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Prestasi yang Teramati di Kelas<\/b><\/h3>\n<p>[\/vc_column_text][vc_empty_space height=&#8221;25px&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091864577{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_single_image image=&#8221;9102&#8243; img_size=&#8221;large&#8221; alignment=&#8221;center&#8221; style=&#8221;vc_box_shadow_3d&#8221;][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan ini memberikan dampak yang terlihat jelas. Siswa menjadi lebih aktif dalam diskusi dan lebih percaya diri saat melakukan praktikum. Prestasi akademik mereka juga meningkat, terutama dalam ujian semester, sementara rasa ingin tahu dan keberanian mereka untuk mengeksplorasi ide terus berkembang.Hal-hal yang dulu terasa sulit kini dihadapi dengan antusiasme. Lingkungan belajar seperti ini juga mendorong siswa untuk menantang diri mereka lebih jauh, bahkan hingga meraih prestasi dalam kompetisi sains internasional.<\/span><\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row css=&#8221;.vc_custom_1779091721831{margin-right: 10px !important;margin-left: 10px !important;}&#8221;][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di SIS Palembang, pembelajaran dirancang agar aktif, bermakna, dan terhubung dengan pengalaman nyata. Melalui strategi pembelajaran yang tepat dan aktivitas yang menarik, siswa tidak hanya diajak memahami konsep, tetapi juga berpikir kritis, berkreasi, dan menumbuhkan kecintaan terhadap belajar\u2014keterampilan penting yang akan mendukung perkembangan mereka, baik di dalam maupun di luar kelas.<\/span><\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":41,"featured_media":9094,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_relevanssi_hide_post":"","_relevanssi_pin_for_all":"","_relevanssi_pin_keywords":"","_relevanssi_unpin_keywords":"","_relevanssi_related_keywords":"","_relevanssi_related_include_ids":"","_relevanssi_related_exclude_ids":"","_relevanssi_related_no_append":"","_relevanssi_related_not_related":"","_relevanssi_related_posts":"","_relevanssi_noindex_reason":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[45],"tags":[153],"class_list":["post-9139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id","tag-chemistry"],"wps_subtitle":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/41"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9139"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9139\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9151,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9139\/revisions\/9151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9094"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sisschools.org\/sis-palembang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}