Haruskah Saya Membiarkan Anak Prasekolah Saya Berhenti Sekolah Selama COVID 19?
Ditulis oleh Ms Rapuncel Castillano Racines

Apakah Pembelajaran online efektif bagi anak-anak usia dini?
Jika anda adalah orang tua dari anak usia dini dan menanyakan pertanyaan ini, anda tidak sendiri. Selama masa pandemi ini, banyak orang tua yang mengalami dilema dimana anda bertanya-tanya, apakah anak saya berhenti sekolah dulu saja atau lanjutkan, apalagi kebanyakan dari sekolah akan memulai tahun ajaran ini secara online bukan tatap muka secara langsung. Banyak orang tua merasa ragu akan keefektifan pendidikan secara online ini bagi anak usia dini.

Sebagai seorang pendidik, saya telah mengeksplorasi dan mencari tahu jawaban-jawaban terbaik dari pertanyaan ini. Saya membaca banyak sekali artikel dan jurnal penelitian juga menghadiri webinar dan ikut serta dalam forum pendidik. Artikel ini bertujuan mendorong anda untuk tetap mengirimkan anak usia dini anda untuk tetap bersekolah secara online. Mari kita bahas alasan dasarnya:
Mengapa kita mengirimkan anak usia dini untuk mengikuti program pra sekolah?
Kami mengirim anak-anak kami ke prasekolah karena kami ingin membuat anak-anak bersemangat dan senang belajar – ini adalah keterampilan yang paling penting karena kami mengajarkan anak-anak sejak dini untuk “BELAJAR BAGAIMANA MEMPELAJARI”. Kami berkonsentrasi pada keseluruhan anak dan bukan keterampilan akademik. Ini nantinya akan menjadikan mereka pembelajar yang tangguh dan fleksibel.
Di prasekolah, anak-anak belajar keterampilan penting seperti membangun persahabatan dan norma-norma dalam interaksi sosial. Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang disesuaikan secara sosial menjadi pembelajar seumur hidup yang antusias; mereka adalah pemikir kritis yang dapat bekerja dengan baik dengan orang lain, menggunakan imajinasi mereka, dan menyelesaikan masalah secara kreatif.
Di prasekolah, bermain, eksplorasi, pembelajaran langsung, interaksi sosial, kegiatan sensorik, dan pengalaman dunia nyata membantu mereka menemukan dan menjelajahi dunia di sekitar mereka. Ini menciptakan rasa kagum dan kreativitas pada anak.
“Kami memiliki beberapa dekade penelitian dalam perkembangan anak dan ilmu saraf yang memberi tahu kami bahwa anak-anak kecil belajar secara aktif – mereka harus bergerak, menggunakan indera mereka, mendapatkan hal-hal, berinteraksi dengan anak-anak lain dan guru, menciptakan, menemukan.”
— Professor Nancy Carlsson-Paige, ahli perkembangan anak dan penulis.
MENGAPA SANGAT PENTING UNTUK TIDAK MELEWATKAN PRASEKOLAH?
Pendidikan anak usia dini sangat penting karena anak-anak mulai mengembangkan minat yang akan tetap bersama mereka sepanjang hidup mereka.
Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti pembelajaran prasekolah berperilaku lebih baik (EQ lebih tinggi) dan dapat dengan mudah memproses informasi (IQ lebih tinggi).
“Pendidikan dan perawatan anak usia dini (PAUD) lebih dari sekadar persiapan untuk sekolah dasar. Ini bertujuan untuk pengembangan holistik dari kebutuhan sosial, emosional, kognitif dan fisik anak untuk membangun pondasi yang solid dan luas untuk pembelajaran seumur hidup dan kesejahteraan. PAUD memiliki kemungkinan untuk membangun warga negara yang peduli, mampu, dan bertanggung jawab. ”- UNESCO
Keuntungan tidak meninggalkan Pendidikan Anak Usia Dini secara online:
1. Komunikasi yang lebih dalam antara guru, anak dan orang tua
Dalam diskusi yang sedang berlangsung di forum online guru-guru top di seluruh dunia, ditemukan bahwa komunikasi antara guru, anak dan orang tua menjadi lebih berarti selama proses pendidikan online. Orang tua menjadi aktif terlibat dalam pendidikan anak mereka, sehingga proses pendidikan menjadi pengalaman positif bagi semua pihak yang terlibat. Para guru mengatakan bahwa melalui pembelajaran online mereka memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang kehidupan dan pola pikir siswa mereka sehingga menjadikan mereka guru yang efektif.
2. Peluang untuk interaksi sosial meskipun dalam suasana PSBB.
Dengan semua orang tinggal di rumah, anak-anak telah kehilangan sosialisasi yang sangat dibutuhkan dan ini dapat menghambat pertumbuhan mereka. Dengan memutuskan untuk tetap bersekolah, anak-anak kecil memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan anak-anak pada usia yang sama dan menikmati berinteraksi dengan guru mereka walaupun online. Bermain dan bernyanyi dengan orang lain secara online akan membantu mereka belajar, tumbuh dan menjadi dewasa.
3. Sekolah online tetap menawarkan rutinitas reguler
Rutinitas rutin sangat penting bagi seorang anak dalam proses perkembangannya. Dengan rutinitas, kita dapat mengurangi stres dari hal-hal yang tidak disadari dan melakukan hal-hal tanpa tujuan.
4. Waktu didepan layar yang dikelola dengan baik
Studi menunjukkan bahwa pelajar awal beradaptasi dengan baik dengan alat-alat baru dan ini berlaku untuk gadget juga. Menggunakan waktu layar untuk pengajaran online interaktif lebih positif daripada membiarkan anak Anda menonton hal-hal tanpa pengawasan. Karena menggunakan teknologi digital akan menjadi hal baru yang normal, akan baik bagi pelajar muda kita untuk belajar bagaimana menggunakannya secara efektif dalam pencarian pengetahuan mereka seumur hidup.
5. Sekolah online akan memungkinkan anak untuk dengan mudah bertransisi ketika tatap muka sekolah dilanjutkan.
Keakraban dengan teman sekelas dan guru secara online dapat memberi anak Anda rasa aman dan penerimaan emosional yang hanya bisa diberikan oleh komunitas sekolah.
Sebagai kesimpulan, perkembangan aspek sosial dan emosional anak memiliki efek jangka panjang yang membentuk pribadi dewasa mereka kelak. Dalam masa krisis ini, saya pikir orang tua harus memutuskan untuk menginvestasikan waktu dan sumber daya mereka untuk memaksimalkan kesejahteraan masa depan anak-anak mereka.
Masa kanak-kanak bukanlah perlombaan untuk melihat seberapa cepat seorang anak dapat membaca, menulis, dan berhitung. Masa kanak-kanak adalah jendela kecil waktu untuk berkembang dengan kecepatan yang tepat untuk setiap anak.
— Anonim