SIS CilegonBagaimana Membesarkan Anak Sukses - SIS Cilegon

Designed and built with care, filled with creative elements

 

MENDAFTAR

 

 

TK

 

 

SD

 

 

SMP

 

 

SMA

 

Top

Bagaimana Membesarkan Anak Sukses

Ditulis oleh Ms Wilma Vina Luz D. De Leon.

Ms. Wilma adalah guru yang sangat antusias dan bahagia yang memiliki gelar di bidang Pendidikan dan Psikologi. Dia mengajar Bahasa Inggris dan Kecakapan Hidup di SIS Cilegon.

 

“Mendidik pikiran tanpa mendidik hati TIDAK ADA pendidikan sama sekali” – Aristoteles

Di masa pandemi COVID-19 ini, banyak orang yang mengalami perubahan drastis dalam menghadapi kesulitan dan ketakutan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema kelulusan kami tentang ketahanan sangat tepat karena anak-anak harus dapat mengatasi atau pulih dengan cepat dari situasi sulit seperti yang sebenarnya mereka alami hari ini. Di zaman yang terus berubah ini, kita harus lebih menghargai soft skill anak-anak kita karena ini akan membantu mereka sukses dalam hidup mereka.

Ketika kita mengatakan bahwa seseorang pintar tetapi membuat kehidupan pribadinya kacau; seseorang yang telah memperoleh kekayaan tetapi gelisah dan sedih, atau kuat tetapi tidak toleran dan tidak imajinatif, ini adalah kekurangan dalam apa yang kita sebut Kecerdasan Emosional.

Kecerdasan Emosional didefinisikan sebagai empat kemampuan yang diusulkan: mengamati, menggunakan, memahami, dan mengelola emosi. Dan memiliki lima elemen kunci yaitu kesadaran diri (anak tahu apa yang mereka rasakan dan mengapa), pengaturan diri (tetap mengendalikan emosi seseorang), motivasi (bekerja menuju tujuan seseorang), empati (nyaman berjalan di sepatu orang lain) dan keterampilan sosial (anak-anak bisa menjadi komunikator yang hebat).

Manfaat memiliki EQ yang tinggi adalah membantu anak Anda untuk berkomunikasi dengan lebih baik, mengurangi kecemasan dan stres, meredakan konflik, meningkatkan hubungan, berempati dengan orang lain, secara efektif mengatasi tantangan hidup dan, saya kira tujuan akhir Anda adalah, agar mereka menjadi orang dewasa yang sukses. . Juga, dengan EQ yang tinggi, anak-anak akan mengetahui kekuatan mereka dan bagaimana menggunakannya secara maksimal. Sekarang, tidakkah Anda ingin anak Anda memiliki EQ tinggi di atas IQ tinggi?

1. Beri label emosi anak Anda

Anda harus memberi nama pada emosi anak Anda, misalnya, “Sepertinya Anda merasa sangat marah sekarang. Apakah itu benar?”

2. Tunjukkan empati

Beri tahu anak Anda bahwa Anda memahami perasaan anak Anda, misalnya, “Saya juga merasa kesal jika saya tidak dapat melakukan apa yang saya inginkan juga”.

3. Model Cara yang Tepat untuk Mengekspresikan Perasaan

Gunakan kata-kata perasaan dalam percakapan sehari-hari Anda dan berlatihlah membicarakannya, misalnya, “Saya merasa marah saat melihat anak-anak bersikap jahat di taman bermain”.

4. Ajarkan Keterampilan Koping yang Sehat

Bantu mereka mengetahui cara menenangkan diri, menghibur diri, atau menghadapi ketakutan. Anda dapat melakukannya dengan mengajari mereka keterampilan khusus seperti menarik napas dalam-dalam, dengan memberi tahu anak Anda untuk mengambil “napas berbusa”, di mana anak bernapas melalui hidung dan meniup melalui mulut seolah-olah meniup tongkat gelembung.

5. Kembangkan Masalah – Keterampilan Memecahkan

Bantu anak Anda setidaknya mengidentifikasi 5 cara bagaimana dia dapat menyelesaikan masalah. Kemudian dorong anak Anda untuk memilih opsi terbaik.

6. Jadikan Kecerdasan Emosional sebagai Tujuan Berkelanjutan

Selalu ada ruang untuk perbaikan. Gunakan kesalahan anak Anda sebagai kesempatan untuk tumbuh lebih baik.

Terakhir, seperti yang dikatakan Aristoteles… “mendidik pikiran tanpa mendidik hati bukanlah pendidikan sama sekali” dengan demikian signifikansi kecerdasan emosional sama relevannya dengan sekarang. Dan pada catatan ini, sangat penting bagi kami untuk mengasah kecerdasan emosional anak, dengan cara yang sama, kami mencoba memanfaatkan keterampilan akademis mereka. Kami bertujuan untuk dapat membesarkan anak-anak yang sukses, bahagia dengan kepribadian yang sehat dan seimbang, sehingga mereka dapat bertahan bahkan di masa-masa sulit ini.

 

Catatan kaki:

Amy Morin. Keluarga Verywell 21 Oktober 2019