Membangun Komunikasi Orangtua-Guru selama Pembelajaran Online
Ditulis oleh Ms Ramonita C. Sabalboro,
Preschool Leader

Ms. Ramonita telah menginspirasi pelajar muda selama lebih dari 20 tahun
Menjaga alur komunikasi yang positif dan terbuka antara orang tua dan guru dapat secara signifikan meningkatkan kinerja siswa secara keseluruhan. Di masa-masa penuh tantangan dalam pembelajaran online saat ini dimana guru memiliki keterbatasan untuk bertemu dengan orang tua, perjuangan untuk berdialog secara efektif pun menjadi hal yang cukup berat. Mengandalkan situs web sekolah tidak lagi cukup karena orang tua bergulat dengan kebutuhan untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran anak mereka di rumah. Saat ini, orang tua dapat mendengarkan, melihat dan menilai proses pembelajaran di kelas secara langsung dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya, sehingga hal ini menciptakan tekanan yang sangat besar bagi guru. Situasi khusus ini terkadang dapat menciptakan kesalahpahaman dan ketidakpuasan yang tidak disengaja antara orang tua dan guru.

Sebagai seorang guru, Anda dapat menghilangkan tekanan ini dengan mengubah orang tua menjadi kawan, bukan musuh. Hal ini dapat dicapai melalui komunikasi yang terbuka dan jelas antara kedua belah pihak. Bagaimanapun, kita memiliki tujuan yang sama – untuk mendidik siswa dengan baik selama pandemi ini.
Inilah beberapa cara kami di SIS Cilegon yang berhasil menjalin kerjasama dan kepercayaan antara orang tua dan guru:
1. Memiliki orientasi sekolah yang informatif dan terbuka
Selama program orientasi sekolah, orang tua harus diberi pengarahan tentang apa yang diharapkan dari mereka. Aturan dan standar harus dijabarkan dengan jelas. Ini dapat menghindari kesalahpahaman dan harapan kosong. Ingatlah bahwa tujuan di sini adalah untuk secara aktif menjalin hubungan baik antara sekolah dan orang tua dalam memaksimalkan pembelajaran siswa.
2. Membuat Portal Orang Tua
Di sini, orang tua dapat masuk untuk memeriksa pengumuman dan tugas dari guru atau mengirim pertanyaan yang dapat membantu siswa dalam belajar. Memanfaatkan obrolan grup yang hanya ditujukan untuk mengkomunikasikan masalah umum dengan wali kelas yang sudah ada bahkan selama masa pra-pandemi, juga dapat membantu.
3. Menyediakan waktu khusus untuk membalas pesan pribadi
Untuk pertanyaan yang lebih pribadi dan tanggapan langsung, guru harus menyediakan dirinya melalui SMS atau pesan langsung. Guru harus mengerjakan banyak hal sehingga mereka harus dapat mengatur waktu dalam menjawab pertanyaan orang tua. Para orang tua pun sebisa mungkin untuk menghargai jam-jam tenang guru agar mereka dapat menyegarkan diri dan siap mengajar keesokan harinya.
Ini akan menjadi solusi terbaik bagi semua pihak, terutama jika kedua belah pihak melakukannya secara bijaksana, berdiplomasi dan tulus saat membahas kinerja seorang anak. Katakan apa yang ada dipikiran anda, pikirkan apa yang anda katakan.