Affordable and Best International School in JGC North East Jakarta IndonesiaKaryawisata ke Camp Bravo, Citarik - Affordable and Best International School in JGC North East Jakarta Indonesia

Designed and built with care, filled with creative elements

 

MENDAFTAR

 

 

TK

 

 

SD

 

 

SMP

 

 

SMA

 

Top

Karyawisata ke Camp Bravo, Citarik

Ditulis oleh Anneliese Nelviana
Secondary 1 – Wisdom, SIS Kelapa Gading

Karyawisata adalah komponen penting dalam sistem pendidikan kami di SIS-KG. Ini membantu siswa kami untuk mengembangkan keterampilan sosial, keterampilan kepemimpinan, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan praktis. Ini memberi mereka kesempatan untuk mengalami petualangan baru, melihat budaya yang berbeda, dan menghadapi tantangan baru. Karyawisata mengajar siswa di luar kelas dan tanpa buku pelajaran.

Murid kelas VII SMP sampai kelas I SMA  melakukan karyawisata selama minggu pertama bulan November. Murid kelas VII pergi ke Camp Bravo. Murid kelas VIII pergi ke Malang dan Bromo. Kelas IX berangkat ke Telunas. Kelas X berada di Nagano, Jepang layaknya orang Jepang, Jepang. Berikut ini adalah refleksi yang ditulis oleh siswa dari masing-masing Journey.

Hari Pertama

Pada hari pertama, saya dan teman-teman pergi ke kamp bravo. Kami semua pergi ke sana menggunakan bus wisata mini. Perjalanannya memakan waktu sekitar 3 sampai 4 jam. Sesampainya di sana, kami diberitahu yang mana tenda kami dan juga makan siang. Setelah itu, kami melakukan aktivitas pertama di sana, yaitu arung jeram. Kami belajar bagaimana meningkatkan kerjasama tim dalam kegiatan arung jeram dimana kami perlu mendayung bersama-sama. Kami juga diajari teknik berenang di sungai. Selain belajar banyak hal, kami juga bersenang-senang.

Hari Kedua

Di hari kedua, saya dan teman-teman pergi ke Pusat Konservasi Cikananga. Merupakan pusat yang bertujuan untuk melindungi spesies satwa Indonesia agar tidak punah. Mereka menyelamatkan banyak hewan liar dan saat ini mereka memiliki ratusan hewan di pusat konservasi mereka. Beberapa hewan yang mereka selamatkan di sana cacat dan sebagian lagi menjadi hewan peliharaan, sehingga tidak dapat bertahan hidup sendirian di alam liar. Selain menyelamatkan hewan tersebut, mereka juga memiliki pusat penangkaran. Di Pusat Konservasi Cikananga, saya belajar bagaimana membantu mencegah kepunahan hewan. Saya juga diajari cara membuat suguhan buatan tangan untuk hewan, yang menurut saya sangat menarik. Kami diperlihatkan banyak hewan yang terluka dan pemandu menjelaskan kepada kami beberapa kondisi mereka. Saya menyukai kegiatan ini karena saya seorang penyayang binatang. Di penghujung hari, kami menerbangkan beberapa lentera, yang sangat indah.

Hari Ketiga

Pada hari ketiga, saya pergi menjelajahi gua dan mendaki air terjun (shower climbing). Ini adalah aktivitas favorit saya dalam perjalanan ini. Ketika menjelajahi gua (caving), kami masuk ke sebuah gua bernama ‘Gua Buniayu’. Teman-teman saya dan saya diperlihatkan banyak hewan gua yang berbeda di dalam gua. Pemandu juga menjelaskan kepada kami nama-nama zat di dalam gua. Usai caving, kami istirahat sejenak untuk makan, lalu mendaki air terjun. Saya menerima banyak tantangan dalam mendaki air terjun, tetapi pada akhirnya, saya bisa menghadapinya. Kegiatan ini menjadi favorit saya karena saya menyukai kegiatan ekstrim. Hari ini adalah hari yang paling melelahkan tetapi itu sepadan.

Hari Keempat

Pada hari keempat, yang merupakan hari terakhir, teman saya dan saya pergi ke sekolah lokal dekat kamp kami. Di sana, kami mengajar bahasa Inggris dan menari. Kami menyanyikan lagu-lagu dengan para siswa dan bermain sepak bola dengan mereka. Kami juga melukis mural di dinding sekolah mereka. Saya sangat bersyukur bisa membantu sekolah setempat. Kemudian setelah kegiatan ini usai, karyawisata diakhiri. Perjalanan ini sekali seumur hidup.