SIS CilegonKiat Sederhana tentang Cara Membuat Anak Anda Belajar di Rumah - SIS Cilegon

Designed and built with care, filled with creative elements

 

MENDAFTAR

 

 

TK

 

 

SD

 

 

SMP

 

 

SMA

 

Top

Kiat Sederhana tentang Cara Membuat Anak Anda Belajar di Rumah

Ditulis oleh Ms Fidya Haryana

Bu Fidya sudah 6 tahun menjadi guru di SIS Cilegon.

Saya telah menjadi pendidik selama sekitar 12 tahun, dan setengahnya menjadi ibu. Satu kesadaran yang saya miliki dalam peran ganda ini adalah bahwa- SULIT UNTUK MEMINTA ANAK BELAJAR DI RUMAH. Saya telah mendengar ratusan alasan dan alibi dari anak saya yang masih kecil sehingga dia tidak bisa belajar. Pernahkah Anda mendengar alasan ini? “Pelajarannya terlalu sulit! Saya tidak memahaminya! ” atau “Saya sudah mengerti pelajarannya. Itu terlalu mudah. ​​”, Dan tentu saja frasa yang terlalu sering digunakan -” Aku sangat lelah “. Jika Anda menemukan ini, kami berada di kapal yang sama.

Saya telah mencoba dan menguji beberapa metode bagaimana memotivasi anak saya untuk belajar di rumah dan semoga tips ini dapat bermanfaat bagi Anda.

1. Luangkan waktu yang penting bagi anak Anda untuk menikmati hobinya.

Belajar itu penting, tetapi melakukan sesuatu yang Anda sukai dan nikmati juga penting dan sehat. Melakukan pekerjaan sekolah sepanjang waktu di rumah dapat membuat anak kita sedikit stres, karena mereka berada di sekolah sepanjang hari. Sebagai orang tua, sudah menjadi tugas kita untuk mengajari anak-anak kita bagaimana menyeimbangkan waktu antara hobi dan studi mereka. Saya menemukan bahwa ketika anak saya rileks, dia belajar dengan efektif.

2. Atur jadwal yang baik untuk belajar.

Anak kita harus mengikuti rutinitas di rumah – kapan mereka harus belajar, menonton TV, makan atau bermain. Ketika rutinitas ditetapkan, anak dikondisikan untuk mengikutinya. Rutinitas menghemat banyak waktu untuk pengingat dan disiplin. Ini juga merupakan kebiasaan dalam rutinitas kita, bahwa gangguan seperti TV dan Hand Phones ditempatkan sejauh mungkin dari area belajar.

3. Jangan fokus pada nilai tapi pada pembelajaran.

Setiap anak berbeda. Mereka memiliki keahlian dan kemampuannya sendiri. Jadi, tolong jangan menilai anak Anda berdasarkan nilainya.

Marah ketika anak Anda mendapat nilai rendah akan menurunkan motivasi anak Anda. Memotivasi mereka dengan menanyakan pelajaran mereka. Ajukan pertanyaan seperti: “Bagian mana yang kamu suka?”, “Bagian mana yang tidak kamu mengerti?” “Haruskah kita menemukan jawabannya bersama?”

4. Jaga komunikasi terbuka dengan anak Anda.

Berbicara secara terbuka dengan anak Anda adalah cara yang baik untuk mempelajari perasaan anak Anda tentang sekolah dan pembelajaran pada khususnya. Dengan cara ini, Anda juga dapat mengajari mereka tujuan belajar dan banyak hal yang dapat mereka capai jika mereka berpendidikan. Jadi, bicaralah dengan mereka dari hati ke hati. Cari waktu untuk berbicara dengan anak Anda. Jadikan itu rutinitas. Saya harap Anda mencoba metode ini dan melihat perbedaan besar dalam sikap anak Anda terhadap pembelajaran.