Affordable and Best International School in Lebak Bulus Cilandak South Jakarta Indonesia5 Risiko Terbesar Online untuk Anak-anak - Affordable and Best International School in Lebak Bulus Cilandak South Jakarta Indonesia

 

MENDAFTAR

 

 

TK

 

 

SD

 

 

SMP

 

 

SMA

 

Top

5 Risiko Terbesar Online untuk Anak-anak

Bagaimana menjaga anak-anak Anda aman

Internet bisa menjadi tempat yang berbahaya bagi anak-anak dan remaja. Anak-anak tidak tahu konsekuensi dari berbagi sesuatu secara online. Semua yang mereka bagi dapat digunakan untuk melawan mereka di kemudian hari. Mereka juga dapat mengekspos keluarga mereka pada risiko online tanpa mereka sadari. Dengan mengunduh perangkat lunak perusak secara tidak sengaja, penjahat dunia maya dapat memperoleh akses ke rekening bank orang tua mereka atau informasi sensitif lainnya.

 

Perlindungan anak-anak di Internet pada dasarnya adalah masalah kesadaran. Mereka perlu mengetahui bahaya apa saja yang ada di luar sana dan bagaimana mempertahankan diri terhadapnya. Alat keamanan cyber dapat membantu, tetapi perlindungan yang paling penting adalah memahami masalah utama diri Anda sebagai orang tua, dan kemudian mendiskusikan risiko ini dengan anak-anak Anda.

1. Cyberbullying

Menurut penelitian terbaru, 90% remaja mengabaikan cyberbullying. Sepertiga dari mereka menjadi korban perundungan online. Media sosial dan game online telah menjadi taman bermain virtual dewasa ini, dan Anda tidak heran jika di sinilah tempat terjadinya penindasan. Tindakan terbaik untuk menindas cyberbullying adalah dengan melibatkan anak-anak Anda. Kenali apa yang terjadi dalam hidup mereka dan beri tahu mereka cara membela diri dari penindas.

2. Informasi Pribadi

Anak-anak di bawah umur belum sepenuhnya memahami batasan sosial. Mereka mungkin memberikan informasi pribadi di saluran media sosial mereka yang tidak boleh dibagikan secara umum. Contohnya termasuk gambar yang mengidentifikasi wajah mereka, peristiwa pribadi yang mengesankan, dan alamat rumah.

Kapan pun anak Anda membagikan sesuatu, Anda hampir selalu dapat melihatnya juga. Tidak ada salahnya memberi tahu mereka bahwa jika Anda bisa melihatnya, semua orang bisa melihatnya. Jangan memata-matai mereka, sebaliknya, bicarakan dengan anak-anak Anda tentang batasan publik. Jika Anda merasa tidak nyaman bila calon bos Anda melihatnya secara online, itu mungkin tidak sesuai untuk Internet.

3. Phishing

Phishing adalah upaya penipuan untuk mendapatkan informasi sensitif seperti nama pengguna, sandi, dan detail kartu kredit dengan menyamar sebagai entitas yang dapat dipercaya dalam komunikasi elektronik, terutama email.

Siapapun dapat menjadi korban phising, tetapi penjahat dunia maya terutama menargetkan anak-anak dan orang tua dengan menggunakan nama teman atau keluarga sebagai penyamaran. Ajari anak-anak Anda untuk tidak mengklik email dari orang asing dan memperingatkan mereka tentang orang asing yang bertindak seperti teman mereka.

4. Mengunduh Malware secara tidak sengaja

Malware adalah perangkat lunak berbahaya yang menginstal sendiri tanpa izin dari korban dan sengaja dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada komputer atau server. Penjahat dunia maya mencoba meyakinkan pengguna untuk mengunduh perangkat lunak perusak itu sendiri, misalnya, dengan phishing. Contoh email phishing mungkin salah satu yang mengaku dari bank Anda atau Google mengklaim Anda hanya perlu “mengklik link ini” karena masalah akun. Bahkan mengunduh video permainan tertentu dapat menyebarkan virus di komputer Anda. Ini bisa sangat menggoda anak-anak.

Berbicara dengan anak-anak Anda dan memperingatkan mereka tentang bahaya ini adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah ini. Mengunduh perangkat lunak anti-malware atau alat keamanan lainnya juga dapat melindungi perangkat yang digunakan anak Anda. Banyak produk juga memiliki fungsi khusus untuk pengawasan orang tua, yang memberi Anda kesempatan untuk membuat kerangka kerja yang aman untuk aktivitas online anak-anak Anda.

5. Konten yang bisa menjadi bumerang di kemudian hari

Internet tidak memiliki tombol hapus. Semua yang dibagikan anak Anda secara online hampir tidak mungkin dihapus di masa mendatang. Remaja, khususnya, jangan merefleksikan reaksi calon pimpinan atau pasangannya tentang gambar ‘lucu’ atau konten pribadi lainnya yang mereka bagikan di saluran media sosial atau situs web lain.Beri tahu anak Anda dan jelaskan mengapa berbahaya untuk sepenuhnya mengekspos diri Anda secara online. Ajari mereka bahwa mereka selalu dapat mengubah penampilan mereka, tetapi tidak perlu ditampilkan di Internet.

 

Internet penuh dengan bahaya bagi anak-anak. Ini juga membawa peluang luar biasa yang hanya bisa diimpikan oleh generasi sebelumnya. Pastikan anak Anda menikmati sisi positif dari website, bukan sisi negatifnya.


1
Enough. (2020). Enough Is Enough: Cyberbullying. Diakses March 10, 2020, from https://enough.org/stats_cyberbullying

2 Wikipedia contributors. (2020, March 6). Phishing. Diakses March 10, 2020, from https://en.wikipedia.org/wiki/Phishing

3 Wikipedia contributors. (2020a, March 2). Malware. Diakses March 10, 2020, from https://en.wikipedia.org/wiki/Malware

4 Singapore International School. (2020). SIS Schools. Diakses March 10, 2020, from https://sisschools.org/